Pages

Jumat, 27 April 2012

Lionel Messi Sekarang Sering Murung

Barcelona Vs Chelsea - Messi
Getty Images
Mantan pelatih Barcelona Radomir Antic memperhatikan sikap Lionel Messi di lapangan akhir-akhir ini. Menurutnya, bintang Blaugrana itu banyak berubah, wajahnya lebih masam belakangan ini. Antic pun mengecam perubahan sikap Messi yang dianggap mempengaruhi penampilannya di lapangan.

Messi dianggap sebagai salah satu pemain yang selalu terlihat bahagia saat memegang bola, namun Antic mengklaim peraih hat-trick Ballon d'Or sekarang lebih sering murung dibanding biasanya.
"Dia berargumen dengan rekan setim dan keputusan wasit," kata Antic kepada Com Radio. "Messi sekarang banyak berubah."

"Anda tak bisa menentang kualitasnya tapi pikirannya dalam beberapa bulan terakhir tidak membantu kemampuannya."

"Penguasaan bola Messi sekarang sering terputus. Dia tidak membantu mendapatkan bola, tugas defensif baru dimulai saat permainan berhenti," lanjut Antic yang menukangi Barcelona pada 2003.

Antic juga menilai pemain 24 tahun itu makin frustrasi saat tendangan penaltinya membentur mistar gawang, sehingga Blaugrana gagal melaju ke final Liga Champions di tangan Chelsea.

"Ketika Anda gagal penalti, Anda tak hanya kehilangan itu, Anda juga kehilangan si pemain karena dia terpengarug dengan kegagalannya," jelas pelatih 63 tahun.

Mengenai teka-teki masa depan Pep Guardiola di kursi pelatih, Antic menyarankan agar mantan pilar timnas Spanyol itu menunggu hingga akhir musim sebelum memutuskan apakah akan memperpanjang kontrak atau mencari tantangan di klub lain. 


"Saat ini perjalanan masih panjang, masih ada final Copa del Rey dan membuat keputusan sekarang tidak tepat untuk pelatih hebat dan klub besar seperti Barcelona."

"Tapi melatih Barcelona tidak mudah karena setelah meraih banyak sukses, selalu ada perbandingan dengan masa lampau," pungkasnya.

Antic tiba di Cam Nou Januari 2003 setelah klub terseok-seok pascakepergian Louis van Gaal. Tapi, Antic berhasil mengangkat Azulgrana dari peringkat 15 ke posisi enam di akhir musim.

0 komentar: